Seminar Nasional

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah bentuk integrasi ekonomi ASEAN dalam artian adanya system perdagaangan bebas antara Negara-negara Asean. Indonesia dan sembilan negara anggota ASEAN lainnya telah menyepakati perjanjian MEA atau ASEAN Economic Community (AEC).MEA sudah di depan mata. Persiapan demi persiapan telah dilakukan oleh negara-negara yang tergabung dalam Masyarakat Ekonomi Asean, termasuk Indonesia. Salah satu kekuatan dari sebuah negara untuk bersaing adalah persiapan dari kalangan akademis.

MEAakan mulai bergulir pada 2015. Sejauh mana kesiapan Indonesia menghadapinya? Menurut Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi, persiapan Indonesia sudah 88%. Indonesia tidak perlu takut menghadapi MEA 2015, karena kebebasan arus barang sebenarnya sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Apa yang harus dilakukan para pebisnis Tanah Air menghadapi MEA?

Peluang Indonesia adalah yang paling lengkap. Hal itu bias dilihat dari beberapa fakta : ekonomi Indonesia di kawasan ini yang terbesar, penduduknya sangat banyak, GDP juga paling tinggi. Indonesia memiliki keragaman yang sangat tinggi. Hal itu tentu akan membuat pasar Indonesia menjadikian menarik. Dari sisi suplai dan produksi, Indonesia mempunyai sumber daya alam, kemampuan buruh, investasi yang pesat dan basis produksi. Perlu diingat, Indonesia juga mempunyai kemapanan secara social politik dan Negara demokrasi yang besar.

Pemuda Indonesia haruslah aktif menjadi seorang tenaga ahli yang dapat menciptakan produk serta berdedikasi di perusahaan-perusahaan besar sehingga mampu menguasai pasar ASEAN. Negara-negara ASEAN bukan hanya sebagai pesaing, namun juga menjadi “lahan” yang harus digarap oleh orang-orang terdidik yang tidak ingin hanya duduk diam menjadi konsumen di MEA 2015.

Indonesia harus menjadi pemain di kancah internasional, bukan sebagai penonton. Untuk itulah, Fakultas Ekonomi menggagas sebuah Seminar Nasional dan call paper hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Dosen dalam rangka persiapan menjadi petarung di kancah MEA.

Tujuan Kegiatan

Seminar Nasional dan Call for Paper bertujuan untuk:

  1. Membantu pemerintah dalam rangka menyelesaikan permasalahan bangsa, utamanya dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.
  2. Memperkuat kembali peran perguruan tinggi sebagai sentra riset
  3. Mengembangkan dan menemukan solusi efektif menghadapi MEA.
  4. Membantu terdiseminasikannya hasil penelitian
  5. Meningkatkan jumlah publikasi akademisi Indonesia.

Invited Speaker

Pembicara dalam seminar nasional ini adalah:

  1. Dr. Djoko Suhardjanto, M.Si
  2. Wilujeng Trisasiwi (Universitas Jendral Soedirman)

Target Peserta

  1. Peserta seminar nasional adalah: Dosen, Peneliti, Umum
  2. Peserta Call for Paper adalah: Dosen,Peneliti, Umum

Luaran yang dihasilkan

Prosiding artikel dari para pemakalah terseleksi yang akan dimuat dalam prosiding Seminar Nasional yang ber-ISBN.

Jadwal dan tempat pelaksanaan

Hari/Tanggal Kegiatan    : Sabtu, 28 November 2015

Tempat Pelaksanaan    : Ruang Seminar Lantai 4 UNMUH Ponorogo